Pemberdayaan Masyarakat
Penguatan kapasitas warga dan kelembagaan lokal agar komunitas mampu mengelola persoalannya sendiri.
Sejak 2015 kami mendampingi komunitas pesisir dan kepulauan, meneliti persoalan kebijakan, menjaga lingkungan, serta menerbitkan buku dan jurnal ilmiah dari Ternate untuk Indonesia Timur.


Bajo Institut Maluku Utara (BIMU) didirikan di Ternate pada 2015 sebagai wadah kemasyarakatan yang aspiratif dan akomodatif, membantu peningkatan sumber daya manusia serta penyelesaian persoalan sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat.
Pada November 2025, mandat lembaga diperluas secara resmi untuk mencakup penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta penerbitan jurnal dan buku. Kini BIMU bekerja sebagai lembaga riset dan kajian yang berbasis di Maluku Utara.
Kami bekerja sesuai bidang kegiatan resmi lembaga: lingkungan hidup, ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat, diperkuat riset dan publikasi.
Penguatan kapasitas warga dan kelembagaan lokal agar komunitas mampu mengelola persoalannya sendiri.
Riset lapangan, kajian kebijakan, dan perumusan program berbasis data lokal bersama mitra pemerintah dan akademisi.
Konservasi berbasis masyarakat, perlindungan habitat, dan mitigasi konflik manusia–satwa di wilayah pesisir dan pulau.
SelengkapnyaMelindungi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) dari risiko sosial, perlakuan salah, dan eksploitasi.
Penerbitan buku akademik dan monograf hasil riset serta pemikiran akademisi Maluku Utara.
SelengkapnyaMengelola dua jurnal ilmiah daring: Jurnal At-Tashnif dan Jurnal Al-Bajowi.
Selengkapnya
Diusulkan · 2026
Konservasi berbasis masyarakat untuk populasi Macaca nigra di Pulau Kasiruta, Halmahera Selatan
Yaki (Macaca nigra), primata berstatus Kritis (CR) menurut IUCN, tercatat bertahan di Pulau Kasiruta, jauh dari sebaran alaminya di Sulawesi Utara. Pulau ini belum memiliki status kawasan lindung. Kami mengusulkan program 24 bulan bersama masyarakat untuk menjaga populasi ini.
Status: proposal diajukan pada September 2026. Foto hanya ilustrasi lanskap pesisir Maluku Utara.
Riset Kerja Sama · 2025
Penelitian Klaster III yang dilaksanakan Bajo Institut Maluku Utara bersama Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Provinsi Maluku Utara, mulai dari seminar awal hingga pengambilan data lapangan di Halmahera Selatan.
Sebagian kerja sama kelembagaan yang telah kami jalankan.
Didirikan di Ternate melalui Akta Notaris No. 52 sebagai wadah kemasyarakatan.
Kerja sama riset dengan Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia.
Riset bersama Balitbangda Provinsi Maluku Utara tentang strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis pariwisata di Kabupaten Halmahera Selatan.
Terlibat dalam pelaksanaan Festival Budaya Kesultanan Ternate, ikut merawat budaya lokal.
Akta perubahan (4 November 2025) menegaskan riset, pengabdian, serta penerbitan jurnal dan buku.
Proposal konservasi berbasis masyarakat diajukan ke CEPF melalui Program Kemitraan Wallacea III.
Rekaman kegiatan riset, seminar, dan pengambilan data yang dijalankan Bajo Institut.
Program kami banyak bersentuhan dengan kampung pesisir, ekosistem mangrove, dan perairan di Maluku Utara.
Hasil riset dan pemikiran kami terbitkan agar bisa dibaca, dirujuk, dan diperdebatkan secara terbuka.
Unit penerbitan buku akademik dan monograf.

Dr. Fahrul Abd. Muid, dkk.
Detail buku →
Dr. Fahrul Abd. Muid, dkk.
Detail buku →
Khalid Hasan Minabari
Detail buku →Dua jurnal ilmiah yang dikelola Bajo Institut.
Memuat hasil penelitian akademisi dan praktisi pendidikan Islam: kurikulum, pengajaran, manajemen, dan kelembagaan.
Buka jurnalMemuat hasil pengabdian kepada masyarakat di bidang pendidikan, sosial, dan keagamaan di Maluku Utara.
Situs jurnal sedang dalam pemeliharaanTulisan opini pengurus dan peneliti Bajo Institut tentang kebijakan, pendidikan, lingkungan, dan masyarakat Maluku Utara.
Salah satu tampilan Islam Kepulauan di Jaziratul Mulk—Provinsi Maluku Utara yang dapat kita jumpai adalah dengan memotret tradisi Islam manusia Bajo Joronga di Kabupaten…
Baca tulisanKita memahami, bahwa kebangkitan (al-nahdhah) Maluku Utara harus dimulai dengan kebangkitan ekonomi (al-nahdhatu al-iqtishadiyyah) dan kebangkitan pemikiran (al-nahdhatu…
Baca tulisanUngkapan “Uthlubul ‘Ilma walaw bishshin” (tuntutlah ‘ilmu walaupun sampai ke negeri China). Kata-kata “Mutiara” ini mengandung aspek sosiologis-historis yang penting…
Baca tulisanPengurus dan peneliti dapat mengirim naskah opini untuk dimuat di kolom ini.
Kirim NaskahAkademisi dan praktisi lintas disiplin: pendidikan, sosial, lingkungan, hukum, perencanaan wilayah, dan teknologi informasi.



Bajo Institut Maluku Utara terdaftar sebagai organisasi kemasyarakatan di Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, dengan bidang kegiatan lingkungan hidup, ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat. Berasaskan Pancasila dan UUD 1945.
Hubungi kami untuk kerja sama riset, penerbitan, dan program pemberdayaan masyarakat.
Kami terbuka bekerja sama dengan lembaga pendidikan, pemerintah, donor, dan mitra pembangunan.